Kompetensi Profesionalisme Guru

Kompetensi Profesionalisme Guru

Pengertian dasar kompetensi adalah kemampuan atau kecakapan. Padanan kata yang berasal dari bahasa Inggris itu cukup banyak dan yang lebih relevan dengan pembahasan ini ialah kata proficiency dan ability yang memiliki arti kurang lebih sama yaitu kemampuan. Hanya, proficiency lebih sering digunakan orang untuk menyatakan kemampuan berperiingkat tinggi.

Kompetensi Profesionalisme Guru
Kompetensi Profesionalisme Guru

Di samping berarti kemampuan, kompetensi juga berarti: the state of being legally competent or quality, yakni keadaan berwenang atau memenuhi syarat menurut ketentuan hukum. Adapun kompetensi guru (teacher competency) menurut Battlow (1985), ialah the ability of a teacher to responsibly perform his or her duties appropriately. Artinya, kompetensi guru merupakan kemampuan seseorang guru dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban secara bertanggung jawab dan layak. Jadi kompetensi profesionalisme guru dapat diartikan sebagi kemampuan dan kewenangan guru dalam menjalankan profesi keguruanya. Artinya, guru yang piawai dalam melaksanakan profesinya dapat disebut sebagi guru yang kompeten dan professional.

Selanjutnya, kata profesionalisme yang mengiringi kata kompetnsi dapat dipahami sebagi kualitas dan tindakan-tindakan khusus yang merupakan ciri orang professional. Adapun kata profesionalitas yang terkadang dipakai sebagian pengarang kita sesunguhnya tidak ada, karena kata profesionality yang dikira bentuk asli dan profesionalitas itu tidak dikenal, kecuali (mungkin) dalam angan-angan pengarang itu saja.

Istilah professional (professional) aslinya adalah kata sifat dari kata profession (pekerjaan) yang berarti sangat mampu melakukan pekerjaan. Sebagi kata benda, professional kurang lebih berarti orang yang melaksanakan sebuah profesi dengan menggunakan profisiensi sebagi mata pencaharian.
Berdasarkan pertimbangan arti-arti diatas, maka pengertian guru professional adalah guru yang melaksanakan tugas keguruan dengan kemampuan tinggi (profisiensi) sebagi sumber kehidupan.
Lebih lanjut, dalam menjalankan kewenagnan profesionalnya, guru dituntut memiliki keanekaragaman kecakapan (competencies) psikologis yang meliputi :

  1. Kompetensi kognitif (kecakapan ranah cipta)
  2. Kompetensi afektif (kecakapan ranah rasa)
  3. Kompetensi psikomotor (kecakapan ranah karsa).

Disamping itu, ada satu macam kompetensi yang diperlukan guru, yakni kompetensi kepribadian.

Sumber : Bisri Mustofa Djaelani M.Si
ETIKA DAN PROFESI GURU

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Kompetensi Profesionalisme Guru "

Post a Comment