Perbedaan Manusia Dengan Hewan Menurut Para Ahli

Perbedaan Manusia Dengan Hewan Menurut Para Ahli

Mengawali kajian tentang konsepsi manusia, terdapat pertanyaan mendasar apakah perbedaan manusia dengan hewan?. Terhadap pertanyaan ini, para pemikir dari masa ke masa mencoba mencari jawabanya. Berikut ini dicantumkan beberapa pandangan yang dapat dicatat.

Perbedaan Manusia Dengan Hewan Menurut Para Ahli


Dalam menganalisis tentang makna manusia, seringkali dibandingkan antara manusia dengan hewan. Hewan dijadikan genus proximum kemudian dikarakterisasi melaui ciri atau atribut yang khas yang hanya berlaku pada manusia. Sebagimana dipertanyakan oleh Simpson (1956) . Apakah manusia merupakan sejenis “hewan plus”?. Pertanyaan di jawabnya. Sekiranya manusia diartikan sebagi “hewan plus” maka istilah “plus” menempati kedudukan yang prinsipil. Sehingga mudah membedakan antara manusia dengan hewan. Terbalik dengan pertanyaan yang dilontarkan Nietzche tentang konsepsi manusia. Ia mendefenisikan bahwa manusia adalah hewan yang belum mantap, hewan yang belum ditetapkan atau nicht festgestelite tier. Rumusan ini seolah-olah meberikan kesan bahwa manusia lebih rendah dari hewan. Tentunya kita tidak mengambil defenisi ini, karena bertentangan dengan hakekat dasar manusia sebagi mahkluk yang diciptakan sempurna dan hidup mulia.

Halam berikunya : (NEXT)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Perbedaan Manusia Dengan Hewan Menurut Para Ahli "

Post a Comment